Rabu, 01 April 2009

Berhenti Menjadi Sempurna

Banyak orang yang ingin sempurna atau merasa sempurna juga berusaha untuk sempurna. Ber hentilah menjadi sempurna, atau merasa sempurna. Tidak ada manusia sempurna. Sejak diciptakannya adam para malaikat meragukan Tuhan tentang rencananya menjadikan manusia sebagai khalifah, ini sebuah indikasi tentang kelemahan manusia dihadapan makhluk lain yang bisa dianggap sempurna sepeperti malaikat karena sebenarnya maha sempurna itu hanya milik Allah Tuhan semesta alam. Ketika pertanyaan yang bernada keraguan itu muncul dari para malaikat, Tuhan menjelaskan bahwa Tuhan tidak menciptakan manusia menjadi makhluk sempurna, tapi menciptakan makhluk yang luar biasa, sehingga bisa menjadi bisa khalifah. Kita diciptakan bukan untuk menjadi makhluk yang sempurna tapi menjadi makhluk yang luar biasa sehingga seluruh makhluk di bumi ini tunduk pada kita.
Setiap orang memiliki masa lalu yang buruk atau negatif.........kesombongan yang membuat kita tidak menyadarinya dan merasa menjadi orang yang sempurna. Kesombongan adalah awal dari kehancuran, itu yang dirasakan iblis laknatullah. Kesombongannyalah yang membuat dia terpuruk dihadapan Allah dan dihadapan seluruh makhluknya. Dia merasa sempurna dan menyepelekan makhluk Allah yang lainnya. Dia lupa bahwa yang Maha Sempurna itu hanyalah Allah saja Tuhan Semesta Alam.
Berhentilah untuk menjadi sempurna, dan merasa sempurna.....berhentilah menyepelekan orang lain......hargai sesama......karena kita diciptakan bukan untuk menjadi sempurna tapi untuk menjadi luar biasa. Semua orang memiliki kemampuan untuk menjadi luar biasa. Berjuanglah menjadi orang yang LUAR BIASA.

Kamis, 26 Februari 2009

Kenapa mesti kaya.......(habis)

Ketika kita ingin berkontribusi dalam sebuah kegiatan sosial.......selain tenaga, biasanya yang lebih mereka perlukan adalah DANA. Apa yang bisa kita lakukan jika kita tidak punya dana......sedangkan yang siap menyumbangkan tenaga banyak yang bisa. Sudah sangat jelas bahwa kita harus KAYA.....agar dapat berkontribusi lebih dalam project amal ke surga. Dalam sebuah peperangan penting Rasulullah meminta sumbangsih dari para sahabatnya......salah satunya adalah Abu Bakar Assiddiq......."Abu Bakar....apa yang akan kau sumbangkan untuk jihad fi sabilillah........" tanpa berfikir panjang Abu Bakar langsung menjawab......."Seluruhnya ya Rasulullah..." .......Abu Bakar adalah seorang saudagar yang terpandang dan kaya raya di seantero mekah........dan kontribusi Abu Bakar adalah 100%, dan Abu Bakar adalah orang yang pertama disebut Rasulullah dari sepuluh Sahabatnya yang dijamin Allah masuk surga.
Kenapa kita harus kaya.......agar kita masuk surga.

Sabtu, 14 Februari 2009

Kenapa mesti kaya......

80% dari sahabat Rasulullah Saw adalah orang kaya dan semuanya dijamin masuk surga......jadi kenapa mesti jadi orang kaya.......agar kita masuk surga....."ORANG KAYA YANG SHALEH AKAN DIKUMPUL DI SURGA NANTI BERSAMA PARA NABI DAN RASUL (al hadist)"........bukankan sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak memberi manfaat bagi yang lainnya........bukan menjadi beban banyak orang.........Orang kaya yang shaleh pasti amalnya lebih banyak dari pada orang miskin yang shaleh........dan bukankah kefakiran akan mendatangkan kekufuran.........ini banyak sekali......orang miskin yang berani menggadaikan aqidahnya hanya demi menyambung hidup. (bersambung)

Rabu, 11 Februari 2009

Belajar mengakui kesalahan

Tidak ada orang yang mau disalahkan. Pagi-pagi di kantor sudah ribut masalah kesalahan spek yang menyebabkan railbus gagal test run. Ternyata tidak ada yang salah dengan spek, yang salah adalah propulsi yang datang berbeda dengan yang ada di spek. Siapa yang salah?? Semuanya tidak ada yang mau bertanggung jawab, mengacungkan tangan, "ini kesalahan saya". Jelas-jelas ini kesalahan manusia, siapa manusianya, itulah kambing hitam yang dicari semua orang. Mengakui kesalahan adalah hal yang paling berat dilakukan. Umumnya orang mencari alasan untuk membela diri. Dengan berbagai cara orang akan berusaha untuk tidak dianggap bodoh dan tolol. Ini terutama banyak dilakukan oleh para 'pejabat' atau yang merasa dirinya orang penting, orang pintar dll. Dan sebenarnya menutupi kesalahan akan membuat masalah kita semakin bertambah, minimal beban pikiran kita bertambah, lebih parah lagi akan menimbulkan masalah baru.
Belajar mengakui kesalahan mungkin akan membuat kita lebih nyaman, walau awalnya pahit, sakit dll. Kesalahan, kekhilafan yang kita lakukan adalah manusiawi, terlepas itu disengaja atau tidak. Apa yang membuat orang tidak mau disalahkan?, adalah kesombongan. Orang bijak mengatakan "Belajarlah dari kesalahan", maksudnya agar kita waspada dan siap tidak melakukan kesalahan yang sama, kita menjadi lebih baik.
Mengakui kesalahan dengan disertai ketulusan hati, walaupun bukan 100% kesalahan kita, akan menjadi solusi masalah kita, dan akan membuat kita lebih nyaman. Itu saya alami berulang-ulang. Allah dan Rasulnya mengajarkan kita untuk bertaubat setiap saat, minimal 5x sehari dalam shalat kita, agar hidup kita nyaman, dan bertaubat itu akan mendatangkan Rizki. Ini adalah salah satu resep agar kita kaya (dalam arti yang sebenarnya)

Jumat, 06 Februari 2009

HIDUP NYAMAN DENGAN SYUKUR (HABIS)

Problem.....masalah apapun pasti ada solusinya...... ALLAH TIDAK AKAN MEMBEBANI MAKHLUKNYA MELEBIHI KEMAMPUANNYA.......hidup kita merupakan rangkaian keputusan-keputusan kita dengan segala resikonya........dan keputusan-keputusan itu kita ambil karena kita ingin memiliki hudup yang lebih bernilai, bermartabat. Contoh....keputusan kita untuk meneruskan sekolah atau kuliah....itu mengandung resiko....harus keluar biaya...harus belajar lebih giat lain sebagainya.........resiko adalah problem hidup kita karena kita telah mengambil keputusan........demikian juga ketika kita mengambil keputusan untuk berbisnis.....ada resiko.......semakin besar bisnis kita resikonya semakin tinggi....maslahnya semakin besar.......apa yang harus kita lakukan agar hidup kita tetap nyaman dengan masalah yang menumpuk?.....jawabannya SYUKUR...........LAINSYAKARTUM LAAZIIDANNAKUM WALAINKAFARTUM INNA ADZABII LASYADIID

Kamis, 05 Februari 2009

HIDUP NYAMAN DENGAN SYUKUR

Masalah adalah hidup itu sendiri, hidup adalah masalah(problem), hidup jadi bermakna jika ada problem yang harus diatasi, diselesaikan, karena memang itulah hidup dan kehidupan. Problem sering membuat kita tidak nyaman, sakit, menderita, nestapa dan lain sebagainya. Banyak sekali yang putus asa karena hidupnya penuh dengan masalah sampai mengakhiri hidup ini juga karena masalah. Yang lebih seru lagi membakar diri dan seluruh keluarganya, karena ingin menyelesaikan masalah dalam hidupnya. Selesaikah masalah itu?........tentu tidak, yang terjadi malah semakin parah, kita memasuki alam lain (kubur) dengan membawa setumpuk masalah....naudzubillah. Sebenarnya apa hakekat masalah dalam hidup kita?...masalah adalah ujian.......dan menyelesaikan masalah adalah ibadah....ibadah adalah tugas kita, karena itulah kita diciptakan.......jadi menyelesaikan masalah adalah tugas kita hidup di dunia ini. Allah mengingatkan kita...."JANGAN BERPUTUS ASA DARI RAHMAT ALLAH" (BERSAMBUNG)

Rabu, 04 Februari 2009

TEKANAN

Ada tekanan dalam hidup ini, semakin tangguh kita tekanan akan semakin besar, dan tekanan itu akan sendirinya berlalu, dan di sana akan muncul para pemenang dan para pecundang, para pecundang adalah orang yang menyerah dalam tekanan sehingga dia akan keluar dari tekanan dalam keadaan yang sama dengan ketika dia masuk ke dalam tekanan, sedangkan para pemenang dia akan keluar dari tekanan dalam keadaan yang berbeda.....sangat berbeda.......seperti ulat yang berubah menjadi kupu-kupu......masa kepompong adalah masa tekanan......ulat pecundang akan membusuk dalam kepompong dalam bentuk ulat....dan ulat pemenang akan berubah menjadi kupu-kupu......

THE GREAT DAY IS THIS DAY

Terima kasih Ya Allah, atas hari yang luar biasa ini, kami kau bangunkan setelah kami menikmati malamMu yang hangat, sementara saudara kami menikmati malam yang buruk karena hujan dan banjir, kau bangunkan kami dalam keadaan sehat, sementara saudara kami tidak dapat tidur dengan nyenyak karena sakit, kau masih anugrahkan oksigen yang berlimpah, sementara saudara kami minikmati oksigen dari tabung-tabung oksigen.
Hari ini sangat luar biasa untuk kami. Lindungi kami selama menjalani hari ini, lindungi kami dari bermaksiat kepadaMu dan prilaku dzalim, lindungi kami dari apapun yang membahayakan kami. Kami berserah diri kepadaMu, kami serahkan hidup kami kepadaMu, mudahkan segala urusan kami hari ini.
"HARIMU ADALAH HARI INI, BUKAN KEMARIN ATAU ESOK, BERSYUKUR DAN BERJUANGLAH UNTUK MENJADI YANG TERBAIK DI HARI INI"